Laporan Layanan Panggilan Darurat 112 Periode Februari 2024

Laporan Layanan Panggilan Darurat 112 Periode Februari 2024

Laporan kegawatdaruratan di Kota Depok melalui layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 pada periode Februari 2024 mencapai 51 laporan. Terbanyak mengenai evakuasi hewan liar berupa ular, biawak, sarang tawon, berang-berang, dan monyet liar mencapai 17 laporan.

Terbanyak kedua mengenai kegawatdaruratan lain seperti Penerangan Jalan Umum (PJU) padam, percikan api di tiang lampu PJU, lampu lalu lintas mati, kabel fiber optic putus, kabel fiber optik melintang di jalan, tiang Telkom miring, kabel listrik yang terbakar, kabel listrik yang putus, kabel listrik yang terbakar, meteran listrik yang terbakar, cekcok antara

anak dan orangtua, minyak sayur tumpah di jalan raya, dan kunci yang terjatuh ke selokan.

Laporan terkait kabel fiber Optik dikoordinasikan dengan Dinas PUPR untuk diteruskan ke APJATEL (Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi), yang terkait listrik dikoordinasikan PLN, dan yang terkait PJU dikoordinasikan dengan Dishub.

“Adapun percekcokan antara anak dengan orangtua dikoordinasikan ke Polisi, minyak sayur yang tumpah di jalan raya dan kunci yang terjatuh ke selokan dikoordinasikan dengan Markas Komando Pemadam Kebakaran,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Manto.

Di urutan ketiga adalah kategori kebakaran sebanyak 5 laporan berupa rumah dan mobil yang terbakar dikoordinasikan dengan Markas Komando Pemadam Kebakaran. Berikutnya adalah kategori Kecelakaan sebanyak 3 laporan berupa kecelakaan motor yang dikoordinasikan dengan 119 Dinas Kesehatan dan Polisi Laka Lantas.

Selanjutnya bencana alam, kesehatan, Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan kerusuhan, masing-masing terdiri dari 2 laporan. Kategori Bencana Alam berupa pohon tumbang dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Sedangkan kategori Kesehatan berupa bantuan ambulans dikoordinasikan dengan 119 Dinas Kesehatan.

Kategori PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) berupa orang terlantar dikoordinasikan dengan Dinas Sosial dan laporan terkait Kerusuhan berupa tawuran pelajar

dikoordinasikan dengan Kepolisian.

Terakhir adalah Kategori Penyelamatan dan KDRT masing-masing terdiri dari 1 (satu) laporan. Penyelamatan berupa kucing terjebur ke septitank dikoordinasikan dengan Markas Komando Pemadam Kebakaran. KDRT berupa kekerasan verbal oleh suami kepada istri dikoordinasikan dengan Kepolisian karena sebelumnya sudah pernah dilaporkan dan sudah ditangani Polsek setempat.

Layanan NTPD 112 merupakan panggilan 24 jam tidak berbayar atau bebas pulsa. Merupakan pilot project dari   Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok.

Setelah Pemerintah Kota Depok mengambil alih pada Januari 2019, Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan koordinasi kepada Perangkat daerah serta unit-unit yang memegang peranan penting dalam penanganan kegawatdaruratan.

Antara lain Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Depok.

Juga, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Satpol PP, Kepolisan, Tagana, PMI, PLN,  dan BNN.

“Layanan ini stand by selama 24 jam setiap hari,” Manto menandaskan. (Diskominfo)

ten − 2 =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 10 =