FGD Penguatan Fungsi Layanan Kegawatdaruratan 112 Kota Depok

FGD Penguatan Fungsi Layanan Kegawatdaruratan 112 Kota Depok

Jumlah laporan kegawatdaruratan yang masuk melalui Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 cenderung meningkat dan beragam. Saat ini, tak melulu mengenai kecelakaan, melainkan banyak juga laporan mengenai keamanan dan ketertiban, maupun laporan evakuasi hewan liar.

Misal pada September 2023, jumlah laporan mengenai keamanan dan ketertiban mencapai 80 laporan, evakuasi hewan liar 91 laporan, dan pengaduan kebakaran mencapai 70 laporan.

Mengingat besarnya harapan dari warga terhadap pelayanan 112 cukup besar, Diskominfo Kota Depok merangkul seluruh perangkat daerah dan sejumlah instansi vertikal untuk duduk bersama.

Pada Selasa (17/10/2023), digelar
Forum Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Penguatan Fungsi Layanan Kegawatdaruratan 112 Kota Depok di ruangan Sapa Saba, Gedung Dibaleka Lantai 3.

Dengan menghadirkan dua narasumber dari Direktorat Pengembangan Pita Lebar Kemenkominfo, Agung Setyo Utomo dan dari Pengelola Data UPT Pengelola Ruang Kendali Kota (PRKK) Diskominfo Tangerang, Delphine.

“Tentunya kami tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan kolaborasi dan bantuan dari berbagai pihak untuk memberikan ketepatan dan kecepatan layanan pada warga,” kata
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Manto.

Melalui FGD ini, tambah Manto, “Kami berharap Bapak/Ibu bisa membantu untuk bersama-sama memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Keberhasilan pelayanan 112 tidak hanya keberhasilan kami semata, tetapi juga Bapak, Ibu semua.”

FGD dihadiri stakeholder internal, yakni perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholder eksternal yakni perwakilan dari Polres Metro Depok, PLN, dan Yayasan Aktivis Peduli Rakyat (Aspera). (Diskominfo)

three × 1 =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − 11 =