Diskominfo Integrasikan Dapodik dengan Aplikasi E-Rapor

Diskominfo Integrasikan Dapodik dengan Aplikasi E-Rapor

diskominfo.go.id-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok akan mengintegrasikan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan aplikasi e-rapor yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan pendataan kesehatan siswa di setiap sekolah.

“Aplikasi ini sangat bagus, karena data kesehatan siswa dapat tersimpan dengan baik jika dibangdingkan dalam bentuk buku. Untuk mempermudah penggunaannya, kita sarankan agar diintegrasikan dengan Dapodik. Sehingga seluruh sekolah di Depok bisa langsung menggunakan, tanpa harus menginput ulang data-data siswa,” tutur Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono kepada diskominfo.go.id usai menerima audiensi Dinkes Kota Depok di lantai 7, Gedung Dibaleka II, Jumat (11/10/2019).

Lebih lanjut, ucap Sidik, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok agar aplikasi tersebut dapat digunakan oleh setiap sekolah. Rencananya aplikasi e-rapor diluncurkan pada November 2019.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Program, Evaluasi, dan Pelaporan (PEP), Dinkes Kota Depok, Zakiah mengatakan, selama ini pencatatan dan pelaporan untuk hasil pelayanan kesehatan siswa di sekolah masih manual. Dengan demikian, hanya 1,7 persen atau 1.475 siswa yang memiliki rapor sehat dari 90.119 siswa yang ada di Kota Depok.

“Kita menciptakan aplikasi tersebut agar lebih memudahkan pencatatan dan pelaporan. Aplikasi ini nantinya bisa mendata hasil pelayanan kesehatan para siswa,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, selain itu, aplikasi tersebut juga berisi modul mengenai sekolah sehat, sekolah ramah anak, dan sekolah berwawasan lingkungan atau adiwiyata.  Aplikasi tersebut juga dapat digunakan untuk konsultasi kesehatan bagi siswa.

“Guna menyempurnakan aplikasi kita juga meminta dukungan dari Diskominfo agar bisa mendapatkan perhatian lebih dan dimasukkan dalam salah satu program unggulan Kota Depok yaitu kota sehat (Smart Healty City),” tandasnya.

ppid@diskominfo

15 + ten =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + fourteen =