Diskominfo Bersama Depoklik Gelar “Depok Community Festival 2012”

Diskominfo Bersama Depoklik Gelar “Depok Community Festival 2012”

Minggu pagi, 3 Juni 2012, sekitar 60 peserta dari berbagai komunitas se-Kota Depok terlihat hadir memenuhi Lapangan Balaikota Depok dalam acara Depok Community Festival 2012 yang digelar oleh Komunitas Depoklik. Acara yang diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi seluruh komunitas di Kota Depok dengan pihak pemerintah Kota Depok ini, sudah mulai didatangi oleh beberapa komunitas sejak pukul 06.00 WIB untuk mempersiapkan tenda mereka seunik mungkin. Tampak Komunitas Reptil Derick, Komunitas Suporter Bola, Komunitas Digital, Komunitas Jajajan, dan Komunitas Bikers sudah siap menyambut tamu yang berkunjung ke tenda mereka jauh sebelum acara pembukaan dimulai.

Acara yang penuh dengan beragam kreativitas ini diawali oleh kegiatan gowes bersama Komunitas Onthel Kota Depok dengan Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Ismail, dengan rute utama menuju Jembatan Phanus yang merupakan salah satu jembatan yang memiliki nilai historis tinggi di Kota Depok. Dalam sambutannya pada acara tersebut, Walikota Depok menyampaikan harapannya supaya Depok bisa menjadi contoh bersatunya aneka keragaman, “Selain sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi, melalui kegiatan yang diikuti oleh puluhan komunitas yang memiliki beragam keunikan dan potensi ini, marilah kita berpikir bersama untuk mengokohkan potensi Indonesia seperti potensi sumber daya alam, satwa, industry kreatif, pertanian, olah raga, dan sebagainya. Ada banyak sekali potensi lokal yang kita miliki dan potensi pasar yang besar. Jadi, mari kita kokohkan kemandirian kita. Jangan jadi komunitas yang latah menggunakan barang impor”

Selain Walikota Depok, hadir juga Kepala Diskominfo Kota Depok, Herry Pansila, yang dalam sambutannya berharap bahwa acara tersebut bisa dijadikan sebagai alat untuk mensinergiskan antara pemerintah dengan masyarakatnya melalui komunitas, “Tujuan utama acara ini adalah untuk menggali keunikan komunitas sehingga bisa meningkatkan Kota Depok”. selain itu, Herry juga berharap acara Depok Community Festival ini bisa terselenggara setiap tahun karena Kota Depok merupakan kota yang potensial,berbatasan dengan ibukota Jakarta, dan memiliki sumber daya manusia yang kreatif. Seperti disebutkan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan, Dewi Anita, “Dari prediksi 40 komunitas yang hadir, ternyata hari ini yang berpartisipasi ada 60 komunitas. Itupun kami masih harus terus menolak beberapa komunitas yang terus menerus mendaftarkan diri hingga detik-detik terakhir acara diselenggarakan”

Tingginya antusiasme dan partisipasi puluhan komunitas tersebut, serta uniknya pertunjukan dari berbagai komunitas seperti seni bela diri tradisional pencak silat, karate, capoeirra, bikers sepeda motor, sepeda onthel, seni tradisional, komunitas mobil, perkebunan, kuliner, dan sebagainya, menunjukkan bahwa Kota Depok memiliki segudang komunitas yang berpotensi melahirkan jutaan kreatifitas lainnya untuk kemajuan kota ini.

18 + twenty =

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 14 =