Kamis , 28 Agustus 2014
Berita Terkini
Ada berada di: Beranda ~ Kota Depok ~ Talkshow Radio “Terlambat Bikin Akte Kelahiran? Tidak Masalah!”

Talkshow Radio “Terlambat Bikin Akte Kelahiran? Tidak Masalah!”

Masyarakat Kota Depok kini tak perlu bersusah payah bila terlambat mengurus akte kelahiran hingga satu tahun lebih. Sebab, kini Pemerintah Kota Depok membuat terobosan baru, yakni sidang akte kelahiran di tingkat kecamatan dan tak perlu lagi berperkara di Pengadilan Negeri Depok yang membutuhkan waktu lama dan biaya besar. Perlu diketahui, jika pemohon membawa lengkap persayaratannya maka sidang pun bisa berlangsung 30 menit dan akte kelahiran pun sudah di tangan.

Rabu, 21 November 2012, Dikominfo mendampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Depok, Drs. Mulyamto mengadakan Talkshow dan interaktif di Radio MPM-Cemerlang 107,2 FM. Talkshow radio yang di mulai pukul 09.00-10.00 WIB berbicara mengenai “Keterlambatan Pembuatan Akte Kelahiran dan e-KTP Kota Depok.”

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Depok, memiliki dasar dalam meluncurkan program Sidang Akte Kelahiran di kecamatan. Dasar program sidang akte kelahiran ini dikarenakan banyak keluhan dari warga Depok. Jika lebih dari satu tahun tidak diurus, maka harus melalui penetapan pengadilan dengan jangka waktu maksimal 3-5 kali sidang. Lalu, Walikota Depok memerintahkan Disdukcapil untuk melaksanakan sidang di kecamatan saja. Apabila semua persyaratan terpenuhi, maka sidang akan dilaksanakan satu kali. Sidang perdana diikuti oleh 20 orang, bertempat di Balaikota Depok. Jum’at ini (23/11) akan diadakan sidang di Kecamatan Pancoran Mas Depok.

Sidang pembuatan akte kelahiran ini merupakan terobosan pertama di Jawa Barat yang dikomandoi oleh Disdukcapil. Terobosan ini pun disambut baik oleh Pengadilan Negeri Depok. Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Mulyamto, “Jum’at ini akan dilaksanakan sidang akte kelahiran di Kecamatan Pancoran Mas Depok.” Jika ada warga di kecamatan lain yang ingin mengurus akte kelahiran tetpi di kecamatannya tidak banyak pemohonnya, maka sidang bisa dilaksanakan di kecamatan lain yang banyak pemohonnya. Pada prinsipnya program ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kependudukan.

Perbedaan mendasar sidang di Pengadilan Negeri Depok dengan sidang di tingkat kecamatan adalah jika di Pengadilan Negeri Depok, sidang bisa berlangsung 3-5 kali, atau paling cepat 3 kali sidang, di tingkat kecamatan, sidang bisa lebih cepat, hanya dilakukan 1 kali. Contohnya, di Kecamatan Bojongsari peserta sidang diiukuti oleh 40 orang dan bisa selesai hanya dalam waktu 1 kali persidangan atau selesai dalam 1 hari. Selama tahun 2012 ini siding dijadwalkan setiap hari Jumat, disesuaikan dengan jadwal Hakim Pengadilan Negeri Depok.

Apa yang menjadi kendala dalam proses persidangan di kecamatan? Kendalanya antara lain, apabila pemohon yang bersangkutan tidak hadir, maka sidang tidak dapat dilaksanakan. Demikian pula jika ada saksi yang tidak hadir, maka sidang juga tertunda. Saksi adalah mereka yang mengetahui silsilah keluarga yang melakukan sidang.

Persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat untuk mengikuti sidang akte kelahiran di tingkat kecamatan, yaitu:

- Surat keterangan dari bidan atau dokter yang menolong persalinan

- KK/KTP Bapak atau Ibu

- Surat keterangan untuk mengurus akte kelahiran dari RT/RW

- Akte nikah/ buku nikah

- Mengisi form permohonan

-Untuk bayi umur 0-60 hari, Pembuatan Akte Kelahiran TIDAK DIKENAI BIAYA atau GRATIS. Namun, apabila lebih dari 60 hari, dikenakan denda sebesar Rp. 50.000,-

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top