Dalam mendorong Depok menuju Kota Sehat dan Cerdas (Smart Healty City). Berbagai langkah dilakukan masyarakat untuk membantu Pemerintah Kota mewujudkannya. Seperti yang dilakukan Forum Kota Depok Sehat (FKDS) dengan membuat website pusat data Sistem Informasi dan Manajemen Kota Depok (Simpok) Sehat. Pihaknya pun akan bersinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melakukan pengembangan terhadap website tersebut. Agar semakin mudah dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

“Rencana tahun depan kami akan melakukan pengembangan sistem website yang menampilkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kota sehat mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Karena itu, kami akan bersinergi dengan Diskominfo Depok,” jelas Sekretaris FKDS, Sukihananto kepada depok.go.id, belum lama ini.

Menurutnya, dengan menggandeng Diskominfo, pihaknya dapat lebih menjadikan website tersebut dapat mudah diakses masyarakat. Bahkan, FKDS juga sudah membuat aplikasi itu mudah diunduh. Tujuannya agar lebih user friendly saja.

Sukihananto mengatakan, pembuatan website Simpok Sehat merupakan inovasi pertama di Indonesia yang belum pernah ada di kabupaten/kota lain.

“Sifat dari website ini adalah real time, artinya tinggal membuka kotasehat.depok.go.id, maka masyarakat bisa langsung melihat berbagai kegiatan terkait kota sehat yang sudah dilaksanakan mulai dari Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS).

Menurutnya, dengan adanya website itu juga untuk memudahkan kinerja Pemerintah Kota beserta FKDS dalam menyajikan data dan laporan pada saat melaksanakan verifikasi Kota Sehat di Tingkat Propinsi pada 17 Maret 2017 mendatang.

“Sehingga nantinya pada saat melakukan verifikasi, Tim Provinsi tidak perlu repot-repot mengecek dokumen secara manual, cukup lewat website kami saja,” ucapnya.

Terkait mekanisme pemasukan data, dikatakannya, dapat dengan mudah dilakukan. “Setelah ada kegiatan, para FKKS dan Pokja se-Depok dapat menginput sesuai dengan tatanan verifikasi maupun menyesuaikan dengan indikator penilaian yang ada,” tutupnya

Penulis: Guntur Widyanto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *